aku sekarat

Dulu

dulu aku begitu indah…aku begitu indah

dulu aku penuh dengan pepohonan yang tumbuh diatas tanahku…

dulu bermacam-macam ikan-ikan berenang riang didalam air ku yang jernih…

dulu udaraku dipenuhi burung-burung yang terbang kesana-kemari dan begitu segar untuk dihirup penghuniku…

dulu bukit-bukit menjulang tinggi, gunung-gunung menantang langit..

dulu dibagian utara dan selatan ku begitu dingin, hamparan es terlihat begitu eksotis..

Sekarang

aku meronta..

aku kehilangan semua yang indah, penghuniku menjadi serakah..

aku berontak..

aku kembalikan perlakuan kalian kepadaku..

aku marah…

aku goncang diriku, aku semburkan isi perutku ke permukaan, aku kubur penghuniku dengan tanahku, aku menolak air yang turun dari langit..

aku jengah..

aku tidak akan menyisakan penghuniku suatu hari..

Esok

tidak akan ada hari esok..

aku mengundurkan diri menjadi bumi…

bumi menangis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s